Lions Online Shop – Benchmark AnTuTu Infinix Hot 10S Bertenaga MediaTek Helio G85


Benchmark AnTuTu Infinix Hot 10S Bertenaga MediaTek Helio G85 – Smartphone Infinix Hot 10S telah hadir di Indonesia dan membuat persaingan smartphone entry-level menengah dengan harga 2 juta ke bawah kian memanas. Performa gaming yang tinggi menjadi sektor yang diunggulkan smartphone Infinix Hot 10S ini dengan slogan #AntiNgelag. Tak hanya itu, Infinix telah menggandeng pengembang game Mobile Legends: Bang Bang untuk menghadirkan seri Hot 10S dengan desain ekslusif.

Secara teori, performa gaming Infinix Hot 10S ini bisa dikatakan di atas rata-rata berkat sokongan SoC MediaTek Helio G85 yang ditandemkan dengan RAM sebesar 4GB atau 6GB. Tak hanya menawarkan performa yang tinggi di kelasnya, Infinix Hot 10S juga didukung layar refresh rate 90Hz guna menghadirkan pengalaman gaming yang mulus. Sehebat apakah ponsel ini? Ini hasil benchmark Infinix Hot 10S oleh tim Laptophia!

Benchmark AnTuTu Infinix Hot 10S Bertenaga MediaTek Helio G85

Lebih Dekat dengan MediaTek Helio G85

MediaTek Helio G85 yang digunakan Infinix Hot 10S adalah SoC yang dirancang khusus untuk gaming menengah dengan performa CPU dan GPU yang tinggi di kelasnya. Helio G85 ini masih diproduksi menggunakan teknologi 12nm LPP yang membuatnya cukup efisien dan dingin. MediaTek Helio G85 ini dilengkapi modem yang mendukung LTE Cat.7 (downlink) dan Cat.13 (uplink). Tak hanya itu Helio G85 juga mendukung penggunaan RAM hingga 8GB LPDDR4X 1800MHz (3600MHz efektif) dan media penyimpanan eMMC 5.1.

Sebagai sebuah SoC yang didesain untuk gaming, MediaTek Helio G85 dibekali dengan fitur canggih yang disebut dengan HyperEngine. Menurut website resminya, MediaTek HyperEngine adalah serangkaian teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman gaming mobile melalui kualitas gambar yang menakjubkan, gerakan yang smooth di dunia online, dan koneksi jaringan tercepat dan paling andal.

Sektor performa, MediaTek Helio G85 yang digunakan Infinix Hot 10S ini diklaim menawarkan performa lebih kencang dibandingkan pesaingnya. Hal ini tak lepas dari dukungan prosesor octa-core 64-bit yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 1,8GHz. Sisi grafis, SoC Helio G85 ini mengandalkan GPU dari ARM Mali-G52 2EEMC2 dengan kecepatan 1GHz diklaim menawarkan performa lebih kencang dan mulus saat memainkan game Android terkini.

Benchmark Infinix Hot 10S

Aplikasi Device Info HW menampilkan informasi yang cukup akurat mengenai spesifikasi dan chipset yang diusung oleh Infinix Hot 10S, yakni MediaTek Helio G85. Performa Infinix Hot 10S didukung grafis Mali-G52 2EEMC2 yang bisa dikatakan salah satu yang paling kencang dengan harga 2 juta ke bawah.

Pada benchmark Geekbench 5, SoC MediaTek Helio G85 yang digunakan oleh smartphone Infinix Hot 10S ini mampu menghasilkan skor 367 poin untuk Single-Core, 1229 poin untuk Multi-Core, 1219 poin untuk OpenCL Compute benchmark, dan 1273 poin untuk Vulkan Compute benchmark. Laptophia melihat skor yang dihasilkan MediaTek Helio G85 ini cukup kompeten dan memadai untuk bermain game terkini.

SoC MediaTek Helio G85 yang digunakan oleh Infinix Hot 10S ini mampu membukukan skor 217.703 poin dari benchmark yang Laptophia lakukan menggunakan aplikasi AnTuTu v9.0.7-OB Angka yang dihasilkan oleh Infinix Hot 10S ini terbilang salah satu yang paling kencang di kelasnya dan mengalahkan para pesaingnya yang ditenagai SoC entry-level seperti MediaTek Helio G70, Exynos 850, atau Snapdragon 662.

Baca juga:Review Oppo Reno 5, Bodi Tipis dengan Fitur Lengkap

Pada benchmark PCMark besutan Futuremark, SoC MediaTek Helio G85 yang digunakan smartphone Infinix Hot 10S ini mampu mencetak skor 9202 poin untuk Work 3.0 dan 13.737 poin untuk Storage. Skor yang dihasilkan oleh MediaTek Helio G85 yang digunakan Infinix Hot 10S ini salah satu yang paling kencang di kelas entry-level.

Pada benchmark berbasis grafis seperti 3DMark, MediaTek Helio G85 di Infinix Hot 10S mampu mencetak skor 181 poin untuk Wild Life Extreme, 724 poin untuk Wild Life, 1414 poin untuk Sling Shot Extreme Open GL ES 3.1, dan 1453 poin untuk Sling Shot Extreme Vulkan.

Pada benchmark Basemark OS II, MediaTek Helio G85 yang digunakan Infinix Hot 10S ini mampu mencetak skor 2332 poin dengan rincian System 3739 poin, Memory 3139 poin, Graphics 1927 poin, dan Web 1308 poin. Skor yang dihasilkan oleh MediaTek Helio G85 di Infinix Hot 10S ini memang terbilang sangat kompeten di kelasnya.

Pada benchmark Androbench, Infinix Hot 10S mampu membukukan skor 314,33MB/s untuk sequential read dan 187,51MB/s untuk sequential write. Angka ini cukup kencang untuk smartphone yang membidik kelas menengah dengan harga di bawah 2 juta menurut Laptophia.

Layar smartphone menengah premium Infinix Hot 10S ini mampu mengakomodasi 6 sentuhan sekaligus dalam waktu bersamaan. Hal ini sudah cukup untuk kebutuhan kasual sehari-hari, seperti sosial media, chatting, dan browsing. Respon touchscreen ponsel Infinix Hot 10S yang Laptophia rasakan juga cukup responsif.

Baca juga:Review Samsung Galaxy A32, Desain Minimalis dengan Layar AMOLED 90Hz

Sedangkan untuk sensor, Infinix Hot 10S bisa dikatakan relatif lengkap di kelasnya dengan kehadiran light sensor, accelerometer, orientation sensor, proximity sensor, magnetic sensor, gyroscope sensor, dan sound sensor. Hanya pressure sensor dan temperature sensor yang absen di smartphone Infinix Hot 10S ini.

Video Unboxing Infinix Hot 10S

Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini (Klik)

Harga Infinix Hot 10S

Harga smartphone Infinix Hot 10s terbaru di Indonesia berdasarkan informasi yang Laptophia himpun adalah Rp 2.099.000 untuk varian 6GB/128GB dan Rp 1.799.000 untuk varian 4GB/64GB. Berdasarkan hasil benchmark Infinix Hot 10S yang telah tim Laptophia lakukan, ponsel ini menunjukkan performa di atas rata-rata jika dibandingkan dengan pesaing terdekatnya.

Anda dapat membeli Infinix Hot 10S dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Spesifikasi Infinix Hot 10S

  • Sistem Operasi Android 11 dengan antarmuka XOS 7.6
  • Chipset MediaTek Helio G85 dengan prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 2GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 1,8GHz
  • Grafis Mali-G52 2EEMC2 1GHz
  • Tiga kamera belakang dengan kamera utama 48 megapiksel, phase-detection autofokus, sensor BSI 1/2 inci 0.8um piksel, lensa aperture f/1.8 dilengkapi quad LED flash + kamera 2 megapiksel, lensa f/2.4 depth sensor + kamera AI Lens
  • Kamera depan 8 megapiksel lensa aperture f/2.0 fixed focus, sensor BSI CMOS, duasl LED flash, AI
  • Layar sentuh 6,82 inci 2.5D aspek rasio 20:9, dengan resolusi HD+ 1640 x 720 pixels, kerapatan 263 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS LCD, refresh rate 90Hz
  • Memori RAM 4GB atau 6GB, ROM 64GB atau 128GB dilengkapi slot microSD maksimal 256GB (dedicated slot)
  • WiFi, Bluetooth, port microUSB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, USB OTG, fingerprint sensor, DTS Audio
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 171.5 x 77.5 x 9.2 mm dengan berat 195 gram
  • Baterai 6000mAh non-removable, XCharge 10W
  • Warna Black, Purple, Morandi Green, dan Heart of Ocean

Anda mungkin suka:Review Samsung Galaxy M12, Layar 90Hz Murah dengan Baterai Tahan Lama





Source link

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *